<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Afandri Adya</title>
	<atom:link href="http://afandri81.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://afandri81.wordpress.com</link>
	<description>Just my simple idea</description>
	<lastBuildDate>Wed, 28 Oct 2009 17:00:13 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<cloud domain='afandri81.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://www.gravatar.com/blavatar/e6633ad80d2fb6402e0961af3f2c5253?s=96&#038;d=http://s.wordpress.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Afandri Adya</title>
		<link>http://afandri81.wordpress.com</link>
	</image>
			<item>
		<title>Gedung Tertinggi Di Indonesia</title>
		<link>http://afandri81.wordpress.com/2009/10/28/gedung-tertinggi-di-indonesia/</link>
		<comments>http://afandri81.wordpress.com/2009/10/28/gedung-tertinggi-di-indonesia/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 28 Oct 2009 16:35:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>afandri81</dc:creator>
				<category><![CDATA[Arsitektur]]></category>
		<category><![CDATA[Bangunan Tertinggi]]></category>
		<category><![CDATA[Gedung Tertinggi]]></category>
		<category><![CDATA[Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Wisma 46]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://afandri81.wordpress.com/?p=317</guid>
		<description><![CDATA[Indonesia tak kalah dengan negara-negara lain yang telah maju di dunia. Mampu membuat struktur bangunan yang menjulang tinggi ke langit. Saat ini bangunan tertinggi di Indonesia ialah menara televisi Indosiar, yang terletak di daerah Kembangan, Jakarta Barat. Tinggi menara mencapai 395 meter dan berfungsi sebagai pemancar siaran Indosiar ke seluruh Indonesia.
Untuk kategori gedung tertinggi, Indonesia [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=afandri81.wordpress.com&blog=1733555&post=317&subd=afandri81&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><div id="attachment_318" class="wp-caption alignleft" style="width: 478px"><img src="http://afandri81.files.wordpress.com/2009/10/wisma-46.jpg?w=468&#038;h=232" alt="Wisma 46" title="Wisma 46" width="468" height="232" class="size-full wp-image-318" /><p class="wp-caption-text">Wisma 46, di Tengah-tengah Pencakar Langit Jakarta</p></div>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:27pt;text-align:justify;margin:0;">Indonesia tak kalah dengan negara-negara lain yang telah maju di dunia. Mampu membuat struktur bangunan yang menjulang tinggi ke langit. Saat ini bangunan tertinggi di Indonesia ialah menara televisi Indosiar, yang terletak di daerah Kembangan, Jakarta Barat. Tinggi menara mencapai 395 meter dan berfungsi sebagai pemancar siaran Indosiar ke seluruh Indonesia.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:27pt;text-align:justify;margin:0;">Untuk kategori gedung tertinggi, Indonesia belum bisa berbicara banyak. Gedung-gedung tinggi di Indonesia, masih kalah ukuran jika dibandingkan dengan gedung-gedung di Kuala Lumpur atau Singapura. Malah jika dibandingkan dengan negara-negara seperti Amerika Serikat, Cina, ataupun Uni Emirat Arab, Indonesia tidak ada apa-apanya.  Sejak tahun 1997, Indonesia telah berencana untuk membangun gedung tertinggi di dunia, yakni Menara Kemayoran. Namun, menara yang kabarnya akan dibangun setinggi 550 meter ini, hingga kini tak pernah terwujud. Sekarang Indonesia hanya berpuas dengan Wisma 46, yang menjadi gedung tertinggi dengan ketinggian 262 meter. Gedung perkantoran milik Bank Negara Indonesia ini terletak di Jalan Sudirman, tepat di jantung ibu kota Jakarta. Bentuknya yang unik seperti pulpen, menjadikan Wisma 46 sebagai ikon kota Jakarta disamping Tugu Monas. Pembangunan Indonesia yang tidak merata, tercermin pula pada penyebaran gedung-gedung tinggi yang dimilikinya. Kesepuluh gedung tertinggi Indonesia, semuanya berada di Jakarta.</p>
<p><strong>Berikut 10 Gedung Tertinggi di Indonesia :</strong> </p>
<p>1. <strong>Wisma 46</strong>, tinggi 262 meter, terletak di Jalan Sudirman Jakarta Pusat, pemilik BNI.<br />
2. <strong>Menara BCA</strong>, tinggi 230 meter, terletak di Jalan M.H Thamrin Jakarta Pusat, pemilik BCA.<br />
3. <strong>The Peak I</strong>, tinggi 218,5 meter, terletak di Jalan Sudirman Jakarta Selatan, apartemen.<br />
4. <strong>The Peak II</strong>, tinggi 218,5 meter, terletak di Jalan Sudirman Jakarta Selatan, apartemen.<br />
5. <strong>Graha Energi</strong>, tinggi 217 meter, terletak di Sudirman CBD Jakarta Selatan, pemilik Medco Group. <span id="more-317"></span><br />
6. <strong>Kempinski Residences</strong>, tinggi 215 meter, terletak di Jalan M.H Thamrin Jakarta Pusat, apartemen.<br />
7. <strong>Ritz-Carlton Jakarta Tower A</strong>, tinggi 212 meter, terletak di Mega Kuningan Jakarta Selatan, pemilik Tan Kian.<br />
8. <strong>Ritz-Carlton Jakarta Tower B</strong>, tinggi 212 meter, terletak di Mega Kuningan Jakarta Selatan, pemilik Tan Kian.<br />
9. <strong>Bakrie Tower</strong>, tinggi 210 meter, terletak di Rasuna Epicentrum Jakarta Selatan, pemilik Grup Bakrie.<br />
10. <strong>Wisma Mulia</strong>, tinggi 195 meter, terletak di Jalan Gatot Subroto Jakarta Selatan, pemilik Mulia Group. </p>
<p>Sumber foto : http://www.skyscrapercity.com</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/afandri81.wordpress.com/317/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/afandri81.wordpress.com/317/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/afandri81.wordpress.com/317/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/afandri81.wordpress.com/317/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/afandri81.wordpress.com/317/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/afandri81.wordpress.com/317/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/afandri81.wordpress.com/317/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/afandri81.wordpress.com/317/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/afandri81.wordpress.com/317/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/afandri81.wordpress.com/317/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=afandri81.wordpress.com&blog=1733555&post=317&subd=afandri81&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://afandri81.wordpress.com/2009/10/28/gedung-tertinggi-di-indonesia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4d915c9572438cee3e7045d27fc801fd?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">afandri81</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://afandri81.files.wordpress.com/2009/10/wisma-46.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Wisma 46</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Orang Kaya Indonesia</title>
		<link>http://afandri81.wordpress.com/2009/10/26/orang-kaya-indonesia/</link>
		<comments>http://afandri81.wordpress.com/2009/10/26/orang-kaya-indonesia/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 26 Oct 2009 15:32:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>afandri81</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ekonomi Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Bakrie]]></category>
		<category><![CDATA[Konglomerat Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Orang Kaya]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://afandri81.wordpress.com/?p=298</guid>
		<description><![CDATA[p class=&#8221;MsoNormal&#8221; style=&#8221;text-indent:27pt;text-align:justify;margin:0;&#8221;>Forbes, dalam ritual tahunannya, kembali menurunkan daftar orang-orang kaya Indonesia. Ada yang berbeda tahun ini, Aburizal Bakrie yang tahun lalu duduk di kursi paling atas, kini harus merosot ke posisi keenam. Sejak krisis pasar modal terjadi pada bulan Oktober 2008 lalu, saham BUMI yang menjadi mesin uang grup Bakrie, terjun bebas dari Rp [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=afandri81.wordpress.com&blog=1733555&post=298&subd=afandri81&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><div id="attachment_299" class="wp-caption alignleft" style="width: 133px"><img src="http://afandri81.files.wordpress.com/2009/10/konglomerat-indonesia.jpg?w=123&#038;h=82" alt="Konglomerat Indonesia" title="konglomerat indonesia" width="123" height="82" class="size-full wp-image-299" /><p class="wp-caption-text">Konglomerat Indonesia</p></div>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:27pt;text-align:justify;margin:0;">Forbes, dalam ritual tahunannya, kembali menurunkan daftar orang-orang kaya Indonesia. Ada yang berbeda tahun ini, Aburizal Bakrie yang tahun lalu duduk di kursi paling atas, kini harus merosot ke posisi keenam. Sejak krisis pasar modal terjadi pada bulan Oktober 2008 lalu, saham BUMI yang menjadi mesin uang grup Bakrie, terjun bebas dari Rp 8.800 hingga mencapai Rp 700. Selain itu, diambil alihnya beberapa saham perusahaan di kelompok Bakrie dari tangan Aburizal, juga turut menekan jumlah kekayannya. Sukanto Tanoto, pengusaha kertas dan bubuk kertas asal Medan, ambil alih posisi menjadi yang teratas. Berikut daftar konglomerat Indonesia menurut versi majalah Forbes Asia.</p>
<p>1. <strong>Sukanto Tanoto</strong>, US$ 2,8 Milyar; 58 tahun. Di bawah bendera Raja Garuda Mas International yang berpusat di Singapura, Sukanto memproduksi kertas, minyak kelapa, dan sumber daya energi.</p>
<p>2. <strong>Putera Sampoerna</strong> – US$ 2,1 Milyar; 58 tahun. Perusahaannya, PT H.M Sampoerna, Tbk menjadi perusahaan rokok paling menguntungkan di Indonesia. Selain bisnis rokok, Sampoerna juga mengembangkan perkebunan dibawah kendali PT Sampoerna Agro Industri.</p>
<p>3. <strong>Eka Tjipta Widjaja &amp; keluarga </strong> – US$ 2,0 milyar; 80 tahun. Pemilik Sinar Mas Grup, yang bergerak di bidang perkebunan, kertas, perbankan, dan sekuritas.</p>
<p>4. <strong>Rachman Halim &amp; keluarga </strong> – US$ 1,8 Milyar; 59 tahun. PT Gudang Garam yang berbasis di Kediri, Jawa timur merupakan kepunyaannya. Saat ini Gudang Garam menjadi perusahaan rokok terbesar di Indonesia.</p>
<p>5. <strong>R. Budi Hartono &amp; keluarga</strong> – US$ 1,4 Milyar; 64 tahun. Selain bisnis rokok kretek dengan merek Djarum, Hartono dan keluarga juga merupakan penguasa sebagian saham bank swasta terbesar tanah air, BCA. Hartono juga mulai merambah ke bisnis properti, dengan proyek terbesarnya saat ini ialah kompleks hotel, mal, dan apartemen Grand Indonesia. <span id="more-298"></span></p>
<p>6. <strong>Aburizal Bakrie &amp; keluarga </strong> – US$ 1,2 Milyar; 59 tahun. Bakrie dan keluarga merupakan konglomerat tangguh. Bisnisnya aneka rupa, mulai pertambangan (Bumi Resources dan Energi Mega Persada), telekomunikasi (Bakrie Telecom), perkebunan (Bakrie Sumatra), properti (Bakrie Development), media (Anteve), dan masih banyak lagi.</p>
<p>7. <strong>Eddy William Katuari &amp; keluarga </strong>– US$ 1,0 Milyar; 60 tahun. Eddy William salah satu pebisnis yang dapat menyaingi eksistensi Unilever di Indonesia. Bisnisnya, dibawah bendera Wings Group, meliputi produk-produk kebutuhan sehari-hari, seperti sabun cuci, pasta gigi, dan lain-lain.</p>
<p>8. <strong>Trihatma Haliman </strong> – US$ 900 Juta, 54 tahun. Trihatma adalah sosok bertangan dingin. Semua produk-produk propertinya laku keras. Usahanya dibawah bendera Agung Podomoro.</p>
<p>9. <strong>Arifin Panigoro </strong> – US$ 815 Juta, 61 tahun.<br />
Arifin merupakan pemilik perusahaan minyak Medco Energy International. Selain MEDC, Arifin juga merupakan pengusaha <em>banking</em> yang handal.  </p>
<p>10. <strong>Liem Sioe Liong &amp; keluarga</strong> – US$ 800 Juta; 91 tahun. Pada masa kejayannya, Liem dan keluarga sempat menjadi konglomerat paling kaya se-Asia. Perusahaannya cukup banyak, dan diantara yang terbesar ialah Indomobil, Bogasari, dan Indofood. </p>
<p>11. Mochtar Riady &amp; keluarga – US$ 570 Juta; 76 tahun; Lippo Grup.</p>
<p>12. Peter Sondakh – US$ 530 Juta; 54 tahun; Rajawali Group.</p>
<p>13. Prajogo Pangestu – US$ 510 Juta; 55 tahun; Barito Pacific.</p>
<p>14. Martua Sitorus – US$ 475 Juta; 46 tahun; Wilmar International.</p>
<p>15. Paulus Tumewu &#8211; US$ 440 Juta; 54 tahun; Department Store Ramayana.</p>
<p>16. Murdaya Poo dan Siti Hartati Cakra – US$ 430 Juta; 65 dan 60 tahun; Murdaya Group.</p>
<p>17. Husein Djojonegoro &amp; keluarga – US$ 360 Juta; 57 tahun; ABC Groups.</p>
<p>18. Chairul Tanjung – US$ 310 Juta; 44 tahun; Para Group.</p>
<p>19. Hadi Surya – , US$ 305 Juta; Usia 70; Berlian Ladju.</p>
<p>20. Tan Kian – US$ 300 Juta; 48 tahun; Marriott Hotel dan Ritz Carlton Hotel.</p>
<p>21. Sjamsul Nursalim – US$ 295 Juta; 64 tahun; Gajah Tunggal.</p>
<p>22. George dan Sjakon Tahija – US$ 265 Juta; 48 tahun.</p>
<p>23. Edwin Soeryadjaya – US$ 230 Juta; 57 tahun; Grup Astra.</p>
<p>24. Kartini Muljadi dan Dian Paramita Tamzil – US$ 225 Juta; Tempo Scan Pacific.</p>
<p>25. Harjo Sutanto &amp; keluarga – US$ 220 Juta; Wings Group.</p>
<p>26. Soegiharto Sosrodjojo – US$ 215 Juta; 72 tahun; Sosro Group.</p>
<p>27. Tan Siong Kie – US$ 200 Juta; 90 tahun; Rodamas Group.</p>
<p>28. Aksa Mahmud – US$ 195 Juta; 61 tahun; Grup Bosowa.</p>
<p>29. Soetjipto Nagaria – US$ 150 Juta, 66 tahun; Summarecon Agung.</p>
<p>30. Ciputra &amp; keluarga – US$ 145 Juta, 74 tahun; Ciputra Group.</p>
<p>31. Kris Taenar Wiluan – US$ 140 Juta; 56 tahun; Citra Tubindo.</p>
<p>32. Sutanto Djuhar &amp; keluarga – US$ 135 Juta; 77 tahun; Bank First Pacific. </p>
<p>33. Husein Sutjiadi – US$ 120 Juta, 52 tahun; Davomas.</p>
<p>34. Boenjamin Setiawan &amp; keluarga – US$ 115 Juta; Kalbe Farma.</p>
<p>35. Tomy Winata – US$ 110 Juta, 48 tahun; Agung Sedayu.</p>
<p>36. Jusuf Kalla – US$ 105 Juta, 64 tahun; Kalla Group.</p>
<p>37. Minarsih Soedarpo &amp; keluarga – US$ 100 Juta; 84 tahun; Samudera Indonesia. </p>
<p>38. Alim Markus &amp; keluarga – US$ 95 Juta, 55 tahun; Maspion Group.</p>
<p>39. Jakob Oetama – US$ 90 Juta; 75 tahun; Kompas Media Group.</p>
<p>40. Tjandra Kusuma – US$ 80 Juta; Mulia Group.</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/afandri81.wordpress.com/298/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/afandri81.wordpress.com/298/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/afandri81.wordpress.com/298/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/afandri81.wordpress.com/298/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/afandri81.wordpress.com/298/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/afandri81.wordpress.com/298/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/afandri81.wordpress.com/298/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/afandri81.wordpress.com/298/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/afandri81.wordpress.com/298/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/afandri81.wordpress.com/298/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=afandri81.wordpress.com&blog=1733555&post=298&subd=afandri81&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://afandri81.wordpress.com/2009/10/26/orang-kaya-indonesia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4d915c9572438cee3e7045d27fc801fd?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">afandri81</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://afandri81.files.wordpress.com/2009/10/konglomerat-indonesia.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">konglomerat indonesia</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Melancong ke Kota Tua Jakarta</title>
		<link>http://afandri81.wordpress.com/2009/10/24/melancong-ke-kota-tua-jakarta/</link>
		<comments>http://afandri81.wordpress.com/2009/10/24/melancong-ke-kota-tua-jakarta/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 24 Oct 2009 08:37:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>afandri81</dc:creator>
				<category><![CDATA[Wisata]]></category>
		<category><![CDATA[Betawi]]></category>
		<category><![CDATA[Glodok]]></category>
		<category><![CDATA[Jakarta Kota]]></category>
		<category><![CDATA[Kali Besar]]></category>
		<category><![CDATA[Museum Fatahillah]]></category>
		<category><![CDATA[Tionghoa]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://afandri81.wordpress.com/?p=159</guid>
		<description><![CDATA[p class=&#8221;MsoNormal&#8221; style=&#8221;text-indent:27pt;text-align:justify;margin:0;&#8221;>Pergi melancong ke kota tua Jakarta (Oud Batavia), ternyata memiliki keasikan tersendiri. Tak perlu harus merogoh kocek dalam-dalam, saya sudah bisa menikmati keindahan tempat-tempat bersejarah di lokasi awal mula kota Jakarta berdiri. Agar hemat diperjalanan, saya memilih moda transportasi murah seperti kereta listrik dan bis Transjakarta.
Sudah beberapa kali saya bertamasya ke kota tua. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=afandri81.wordpress.com&blog=1733555&post=159&subd=afandri81&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><div id="attachment_209" class="wp-caption alignleft" style="width: 310px"><img src="http://afandri81.files.wordpress.com/2009/10/kali-besar-jakarta-kota.jpg?w=300&#038;h=225" alt="Kali Besar, Jakarta Kota" title="Kali Besar, Jakarta Kota" width="300" height="225" class="size-full wp-image-209" /><p class="wp-caption-text">Kali Besar, Jakarta Kota</p></div>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:27pt;text-align:justify;margin:0;">Pergi melancong ke kota tua Jakarta (<em>Oud Batavia</em>), ternyata memiliki keasikan tersendiri. Tak perlu harus merogoh kocek dalam-dalam, saya sudah bisa menikmati keindahan tempat-tempat bersejarah di lokasi awal mula kota Jakarta berdiri. Agar hemat diperjalanan, saya memilih moda transportasi murah seperti kereta listrik dan bis Transjakarta.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:27pt;text-align:justify;margin:0;">Sudah beberapa kali saya bertamasya ke kota tua. Tapi untuk perjalanan kali ini, saya memilih naik kereta listrik ekonomi. Harga tiketnya super murah. Untuk perjalanan dari stasiun Cakung hingga stasiun Jakarta Kota, cukup dengan tiga koin Rp 500. Setibanya di Jakarta Kota, keluar dari gerbang utara stasiun, saya berjalan kaki menyusuri pedestrian yang sempit dan berdebu. Tak jauh dari stasiun, saya berserobok dengan bangunan tua yang kokoh perkasa dengan lapangan besar di depannya. Kompleks bangunan ini kira-kira berukuran 100 meter kali 150 meter. Konon tempat ini dulu menjadi balai kota dan kantor bagi para penggede VOC. Dari bangunan besar inilah, VOC mengendalikan bisnisnya yang terbentang luas mulai dari Afrika Timur hingga Kepulauan Maluku. Kini bangunan yang berdiri sejak tahun 1710 itu, dikenal dengan Museum Fatahillah atau Museum Sejarah Jakarta. Museum ini memang terkesan angker. Di bawah tanah museum, terdapat beberapa ruang penjara setinggi tengkuk orang dewasa.<span id="more-159"></span> Ditempat inilah dulu Untung Suropati pernah menjalani hukuman dan menjalin kisah asmara dengan gadis anak penggede VOC. Museum ini berlantai tiga, dengan beberapa rumah kecil di sekitar kompleks museum. Di halaman museum terdapat meriam si Jagur, dan tiang bekas tempat eksekusi hukuman gantung bagi narapidana kelas kakap.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:27pt;text-align:justify;margin:0;">Menghadap ke arah utara, akan dijumpai kantor pos besar Jakarta Kota. Sebelum berpindah ke Gambir, di tempat inilah dulu  kantor pos pusat berada. Menyusur tiga ratus meter ke arah barat, saya tiba di jalan Kali Besar. Boulevard ini sangat eksotik. Terbagi dalam dua ruas jalan dengan kanal besar di tengahnya. Di ujung kanal, terlihat jembatan tua berkerangka besi kokoh membentang. Jembatan Kota Intan, begitu jembatan ini biasa disebut, dulunya dapat terangkat keatas jika jung-jung VOC hendak masuk lebih jauh ke dalam kota. Berada di Kali Besar terasa seperti di negeri-negeri Eropa. Di kiri-kanan jalan, penuh dengan bangunan-bangunan tua berarsitektur <em>art deco</em>. Bangunan tua tersebut sangat tak terawat. Bahkan beberapa gedung nampak keropos dan hampir rubuh. Menurut cerita, di sinilah awal mula bisnis Batavia menggeliat. Di tempat ini pulalah budak-budak dari Indonesia timur dan pantai Koromandel India, pertama kali berlabuh. Budak-budak impor, mengisi kekosongan tenaga kerja kasar untuk kota Batavia yang baru. Menurut Alwi Shahab, budayawan <em>cum</em> sejarawan Betawi, para budak inilah yang menjadi cikal-bakal keturunan orang Betawi.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:27pt;text-align:justify;margin:0;">Kemeriahan kota tua tak hanya sebatas di sini. Di seberang barat stasiun, berdiri bekas kantor De Javasche Bank. Di tempat inilah bank sentral Indonesia pertama kali berkantor. Bangunan tua dengan cat putih itu, kini telah berubah fungsi menjadi museum Bank Mandiri dan tempat kongkow para sosialita ibu kota. Menapak tiga ratus meter ke arah selatan museum ini, saya tiba di kawasan Pancoran. Di tempat ini, saya melihat deretan pedagang obat-obat Cina berjajar. Ada penjual yang menjajakan dengan kotak-kotak di kaki lima, namun lebih banyak yang berdagang di dalam toko-toko besar. Di lorong-lorong toko, banyak terlihat pelukis-pelukis amatir sedang menggambar foto si pemesan. Kesemrawutan kawasan Pancoran berlangsung sepanjang hari. Kuli-kuli angkut hingga penjaja makanan, berebut lahan di lorong-lorong pertokoan. Siang berganti malam, terang berganti gelap. Aktivitas Pancoran terasa tak meredup. Di malam hari, giliran wanita-wanita penjaja tubuh ambil bagian.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:27pt;text-align:justify;margin:0;">Kawasan Pancoran-Pinangsia, dikenal sebagai kawasan pecinan. Disini, nuansa Tionghoa amat kental terasa. Orang-orang penduduk asli Pancoran, berbicara dengan bahasa betawi dialek Mandarin. Adapun generasi-generasi baru Tionghoa, bercakap-cakap diantara mereka menggunakan bahasa Hokkien atau Teochew. Bangunan-bangunan berarsitektur Cina, dengan atap berkotak di ujung kiri dan kanan, masih banyak dijumpai. Datang ke kawasan ini, kurang sedap jika tak menikmati liang teh Cina atau biasa dikenal dengan <em>chinese tea</em>. Teh poci khas Tiongkok ini, banyak di jual di kios-kios makanan.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:27pt;text-align:justify;margin:0;">Melanjutkan perjalanan, saya tiba di Pasar Glodok tepat di sebelah timur kawasan Pancoran. Glodok yang ternama itu, menjual aneka barang-barang elektronik, mulai dari televisi, kulkas, AC, DVD, hingga mini kompo. Di pasar inilah ratusan milyar uang berputar setiap harinya. Manisnya Glodok mengundang ribuan orang untuk mengadu nasib disini. Tak heran, banyak dijumpai preman-preman yang ikut mengais rejeki dari remah-remah uang yang beredar. Disamping orang-orang Tionghoa yang berdagang alat-alat elektronik, pasar ini juga dipenuhi oleh pedagang VCD/DVD bajakan. Profesi ini banyak dilakoni oleh pedagang-pedagang asal Batak. Ditempat ini pulalah diperkirakan sebagai titik pangkal sirkulasi VCD bajakan di seluruh Jakarta.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:27pt;text-align:justify;margin:0;">Perjalanan ke kota tua, saya akhiri untuk sholat di mesjid Kebun Jeruk. Mesjid peninggalan saudagar-saudagar Arab ini, telah berdiri sejak 250 tahun yang lalu. Dulunya, mesjid ini terletak percis di tepi kali Molenvliet, yang membelah jalan Gajah Mada dan Hayam Wuruk sekarang. Namun seiring berjalannya waktu dengan adanya perluasan infrastruktur kota, halaman luas mesjid Kebon Jeruk yang dulu tampak asri, kini tinggal kenangan.</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/afandri81.wordpress.com/159/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/afandri81.wordpress.com/159/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/afandri81.wordpress.com/159/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/afandri81.wordpress.com/159/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/afandri81.wordpress.com/159/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/afandri81.wordpress.com/159/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/afandri81.wordpress.com/159/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/afandri81.wordpress.com/159/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/afandri81.wordpress.com/159/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/afandri81.wordpress.com/159/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=afandri81.wordpress.com&blog=1733555&post=159&subd=afandri81&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://afandri81.wordpress.com/2009/10/24/melancong-ke-kota-tua-jakarta/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4d915c9572438cee3e7045d27fc801fd?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">afandri81</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://afandri81.files.wordpress.com/2009/10/kali-besar-jakarta-kota.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Kali Besar, Jakarta Kota</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kapitalis Modal Dengkul</title>
		<link>http://afandri81.wordpress.com/2009/10/23/147/</link>
		<comments>http://afandri81.wordpress.com/2009/10/23/147/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 23 Oct 2009 15:42:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>afandri81</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ekonomi Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Kapitalis]]></category>
		<category><![CDATA[Pasar Modal]]></category>
		<category><![CDATA[Pencuci Uang]]></category>
		<category><![CDATA[Rekayasa Pasar]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://afandri81.wordpress.com/?p=147</guid>
		<description><![CDATA[
Di zaman ekonomi kartal dewasa ini, segalanya menjadi mungkin. Orang-orang yang mencoba untuk menjadi kaya, cukuplah tampil parlente. Tak perlu sekolah tinggi-tinggi, asal bisa berhitung, baca peluang plus pergaulan luas, menjadi seorang miliuner tak sulit digapai. Hanya pakai jas, dasi, sedikit wewangian, dan diantar sopir dengan mobil bermerek, bisa menambat hati banyak orang. Tak terkecuali [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=afandri81.wordpress.com&blog=1733555&post=147&subd=afandri81&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><img src="http://afandri81.files.wordpress.com/2009/10/kapitalisme.jpg?w=190&#038;h=290" alt="Kapitalisme" title="Kapitalisme" width="190" height="290" class="alignleft size-medium wp-image-251" />
<p class="MsoNormal" style="text-indent:27pt;text-align:justify;margin:0;">Di zaman ekonomi kartal dewasa ini, segalanya menjadi mungkin. Orang-orang yang mencoba untuk menjadi kaya, cukuplah tampil parlente. Tak perlu sekolah tinggi-tinggi, asal bisa berhitung, baca peluang plus pergaulan luas, menjadi seorang miliuner tak sulit digapai. Hanya pakai jas, dasi, sedikit wewangian, dan diantar sopir dengan mobil bermerek, bisa menambat hati banyak orang. Tak terkecuali pihak bank. Masuklah Anda ke bank dengan gaya necis macam ini, layanan prioritas tak kan sulit diraih. Tawaran kartu kredit platinum tanpa limit, serta bunga pinjaman yang menarik menanti Anda. Mau buka usaha tapi tak punya modal, tinggal pinjam uang ke bank. Cukup kasih komisi 1% ke pejabat bank, dijamin urusan Anda selesai secepat kilat. Buka usaha tak perlu pintar-pintar amat, asal bisa menej orang serta patpatgulipat dengan birokrat, bisnis Anda dijamin sukses. Untuk tenaga kerja, Anda tinggal <em>hire</em> alumni-alumni terbaik UI dan ITB. Kasih gaji tinggi dan minta mereka menjalankan usaha Anda sebaik mungkin.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:27pt;text-align:justify;margin:0;">Mau memperbesar skala usaha, banyak jalan menuju Roma. Mungkin salah satu cara yang tepat, masuk ke pasar modal. Sukses di pasar modal resepnya cuma satu, buat semenarik mungkin kinerja saham perusahaan Anda. Jadikan seolah-olah saham ini sebagai tempat investasi yang menguntungkan bagi banyak orang. Dimasa sekarang, dimana kepeng rupiah yang bicara, menciptakan yang seperti ini tidaklah terlalu sulit.<span id="more-147"></span> Anda tinggal bayar akuntan-akuntan kredibel, untuk memanipulasi laporan keuangan perusahaan Anda agar terlihat kinclong. Dan satu lagi, pesankan ke <em>market maker</em>, untuk menjaga harga saham perusahaan Anda agar tak terjerembab ke bawah.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:27pt;text-align:justify;margin:0;">Kalau lagi cetak laba besar, supaya uang yang masuk saku banyak dan sedikit untuk negara, tinggal suap pejabat pajak. Kalau usaha Anda lagi rugi tak usah khawatir, banyak investor-investor bodoh yang siap membeli perusahaan Anda dengan harga (rekayasa) pasar. Dari hasil penjualan itu sukur-sukur Anda mau melunasi hutang ke bank. Kalau tak mau, bawa kabur saja uang itu ke Singapura dan minta kekebalan hukum disana. Pemerintah Singapura akan dengan senang hati membantu Anda. Negeri Singa, surga bagi pencuci uang. Disana, koruptur kelas teri sampai penipu ulung hidup bebas berkeliaran. Di pulau jiran ini, sembari hidup bermewah-mewahan, sisihkan Sin$ 1 untuk membuat <em>virtual company</em>, sebagai kendaraan bisnis baru Anda. Dengan kendaraan baru ini, diharapkan perusahaan lama yang telah tergadai bisa diakuisisi kembali. Dan menjaga hidup yang penuh intrik serta muslihat, bisa terus berputar.</p>
<p>Sumber gambar : http://www.marxists.org</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/afandri81.wordpress.com/147/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/afandri81.wordpress.com/147/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/afandri81.wordpress.com/147/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/afandri81.wordpress.com/147/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/afandri81.wordpress.com/147/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/afandri81.wordpress.com/147/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/afandri81.wordpress.com/147/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/afandri81.wordpress.com/147/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/afandri81.wordpress.com/147/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/afandri81.wordpress.com/147/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=afandri81.wordpress.com&blog=1733555&post=147&subd=afandri81&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://afandri81.wordpress.com/2009/10/23/147/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4d915c9572438cee3e7045d27fc801fd?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">afandri81</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://afandri81.files.wordpress.com/2009/10/kapitalisme.jpg?w=190" medium="image">
			<media:title type="html">Kapitalisme</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Audisi Kabinet SBY Jilid Dua</title>
		<link>http://afandri81.wordpress.com/2009/10/19/audisi-kabinet-sby-jilid-dua/</link>
		<comments>http://afandri81.wordpress.com/2009/10/19/audisi-kabinet-sby-jilid-dua/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 19 Oct 2009 14:59:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>afandri81</dc:creator>
				<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Alumni FEUI]]></category>
		<category><![CDATA[Kabinet Indonesia Bersatu II]]></category>
		<category><![CDATA[Partai Koalisi SBY]]></category>
		<category><![CDATA[SBY]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://afandri81.wordpress.com/?p=135</guid>
		<description><![CDATA[p class=&#8221;MsoNormal&#8221; style=&#8221;text-indent:27pt;text-align:justify;margin:0;&#8221;>Nama-nama telah tersusun dengan lengkap. Hari ini (Senin, 19/10/09), SBY telah rampung mengaudisi calon-calon yang nantinya bakal membantu beliau dalam menangani problema bangsa. Tanggung jawab bagi mereka yang terpilih tidak lah ringan. Dari daftar nama yang datang ke Cikeas menemui presiden, nampak muka-muka baru yang muda menyegarkan. Yang muda-muda itu datang dari berbagai [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=afandri81.wordpress.com&blog=1733555&post=135&subd=afandri81&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><div id="attachment_214" class="wp-caption alignleft" style="width: 260px"><img src="http://afandri81.files.wordpress.com/2009/10/kabinet-indonesia-bersatu.jpg?w=250&#038;h=195" alt="Kabinet SBY Berpose Di Depan Istana Negara" title="Kabinet Indonesia Bersatu" width="250" height="195" class="size-full wp-image-214" /><p class="wp-caption-text">Kabinet SBY Berpose di Depan Istana Negara</p></div>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:27pt;text-align:justify;margin:0;">Nama-nama telah tersusun dengan lengkap. Hari ini (Senin, 19/10/09), SBY telah rampung mengaudisi calon-calon yang nantinya bakal membantu beliau dalam menangani problema bangsa. Tanggung jawab bagi mereka yang terpilih tidak lah ringan. Dari daftar nama yang datang ke Cikeas menemui presiden, nampak muka-muka baru yang muda menyegarkan. Yang muda-muda itu datang dari berbagai latar belakang profesi, etnis, dan keahlian. Ada Helmy Faishal Zaini politisi PKB kelahiran 1972. Beliau merupakan menteri termuda dalam kabinet ini. Ada Andi Mallarangeng, bang kumis asal Bugis yang kerap mendampingi SBY kemanapun ia pergi. Ada Marty Natalegawa, yang kemungkinan besar akan di plot menjadi menteri luar negeri. Disamping mereka, ada Tifatul Sembiring, presiden PKS dan Gita Wirjawan, pengusaha pemilik Ancora Capital.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:27pt;text-align:justify;margin:0;">Kabinet SBY kali ini juga akan diisi oleh orang-orang bersih. <em>Mr. Clean </em>yang masuk kabinet antara lain Gamawan Fauzi, gubernur Sumatera Barat yang berhasil meningkatkan kinerja aparatur negara sekaligus memberantas korupsi di lingkungan pemerintahannya. Selain Gamawan ada Sutanto, mantan kapolri yang dikenal idealis dan bersih.</p>
<p><span id="more-135"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:27pt;text-align:justify;margin:0;">SBY tentu tidak lupa dengan fatsun politik. Partai-partai anggota koalisi, sesuai janjinya mendapatkan jatahnya masing-masing. PKS dapat empat, PAN dapat tiga, PPP dan PKB masing-masing dua, bahkan Golkar yang menjadi seteru dalam pilpres kemarin, kebagian jatah tiga menteri. Namun sangat disayangkan banyak menteri-menteri politis itu, duduk di pos yang tidak tepat. Semisal Hatta Rajasa yang disebut-sebut sebagai menteri koordinator perekonomian, dianggap kurang tepat untuk duduk pada posisi tersebut.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:27pt;text-align:justify;margin:0;">Dalam kabinet kali ini lulusan UI dan ITB masih mendominasi, disusul berikutnya oleh anak-anak jebolan UGM. Departemen-departemen perekonomian banyak ditempati oleh alumnus Fakultas Ekonomi UI, walaupun Hatta sebagai koordinator berasal dari ITB. Beberapa lulusan akademi militer/kepolisian juga diangkat menjadi pembantu presiden. Mereka adalah Sutanto, Djoko Suyanto, dan Sudi Silalahi.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:27pt;text-align:justify;margin:0;">Dari segi jender, lima orang anggota kabinet berkelamin wanita. Masih ada Sri Mulyani Indrawati, menteri keuangan yang energik dan menjadi salah satu wanita berpengaruh di Asia versi majalah Times. Prestasi Sri Mulyani yang bersinar bak meteor di periode lalu, membuat SBY tak bisa lepas dengannya. Jadilah dia dan Mari Elka Pangestu merupakan menteri yang tetap dipertahankan untuk masuk kabinet Indonesia Bersatu jilid dua. Dari lima orang wanita, satu merupakan istri mantan menteri. Perempuan beruntung itu adalah Linda Amaliasari Gumelar, istri mantan Menhub Agum Gumelar yang saat ini juga menjabat sebagai ketua Kowani.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:27pt;text-align:justify;margin:0;">Dari segi komposisi etnis, orang Jawa tentulah yang terbanyak. Disusul berikut oleh orang-orang asal Minangkabau. Di kabinet ini, etnis Minang <em>out of proportion</em> dari jumlah penduduknya. Orang Minang yang hanya berjumlah 2,7% dari seluruh penduduk Indonesia, menempatkan empat wakilnya (11,7%) di kabinet. Banyak pihak mengkritisi, kabinet ini disusun tanpa mengindahkan keragaman etnis di Indonesia. Salah satu kritik tersebut datang dari La Ode Ida, wakil DPD RI dua periode asal Sulawesi Tenggara. Ida berpendapat, kabinet kali ini tak menempatkan orang-orang Indonesia Timur sesuai dengan proporsi dan kebutuhannya. Hal ini ditandai dengan posisi kementerian percepatan daerah tertinggal, yang biasanya ditempati oleh orang-orang dari Indonesia Timur, kini kemungkinan akan diberikan kepada Helmy Faishal Zaini yang berasal dari Jawa. Lanjut Ida, Helmy tidak biasa melihat realitas yang terjadi di Indonesia Timur, sehingga sangat sulit untuk dapat menguraikan kemiskinan di wilayah ini.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:27pt;text-align:justify;margin:0;">Apapun hasil audisi, dewan juri yang dikepalai SBY telah memutuskannya. Dan kita rakyat Indonesia hendaklah berdoa dan mendukung, semoga bapak-bapak dan ibu-ibu yang mulia itu dapat bertugas dengan baik dan lurus.</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/afandri81.wordpress.com/135/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/afandri81.wordpress.com/135/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/afandri81.wordpress.com/135/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/afandri81.wordpress.com/135/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/afandri81.wordpress.com/135/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/afandri81.wordpress.com/135/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/afandri81.wordpress.com/135/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/afandri81.wordpress.com/135/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/afandri81.wordpress.com/135/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/afandri81.wordpress.com/135/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=afandri81.wordpress.com&blog=1733555&post=135&subd=afandri81&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://afandri81.wordpress.com/2009/10/19/audisi-kabinet-sby-jilid-dua/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4d915c9572438cee3e7045d27fc801fd?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">afandri81</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://afandri81.files.wordpress.com/2009/10/kabinet-indonesia-bersatu.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Kabinet Indonesia Bersatu</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Adakah Zakat Profesi Itu ?</title>
		<link>http://afandri81.wordpress.com/2009/09/25/adakah-zakat-profesi-itu/</link>
		<comments>http://afandri81.wordpress.com/2009/09/25/adakah-zakat-profesi-itu/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 25 Sep 2009 13:16:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>afandri81</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ekonomi Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Kewajiban Zakat]]></category>
		<category><![CDATA[Menimbun Harta]]></category>
		<category><![CDATA[Yusuf Qardhawi]]></category>
		<category><![CDATA[Zakat Profesi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://afandri81.wordpress.com/2009/09/25/adakah-zakat-profesi-itu/</guid>
		<description><![CDATA[
Di bulan Ramadhan, ketika pembayaran zakat diwajibkan kepada seluruh umat Muslim, banyak saudara-saudara kita yang juga mengikutsertakan pembayaran zakat profesi disamping zakat fitrah. Emangnya zakat profesi tuh ada? Zakat profesi, zakat jenis apa tuh ..? Definisi yang berkembang luas dimasyarakat, zakat profesi merupakan zakat yang wajib dikeluarkan oleh para profesional, dari gaji yang diterimanya setiap [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=afandri81.wordpress.com&blog=1733555&post=126&subd=afandri81&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><img src="http://afandri81.files.wordpress.com/2009/09/zakat-profesi.jpg?w=90&#038;h=130" alt="Zakat Profesi" title="Zakat Profesi" width="90" height="130" class="alignleft size-full wp-image-219" />
<p class="MsoNormal" style="text-indent:27pt;text-align:justify;margin:0;">Di bulan Ramadhan, ketika pembayaran zakat diwajibkan kepada seluruh umat Muslim, banyak saudara-saudara kita yang juga mengikutsertakan pembayaran zakat profesi disamping zakat fitrah. Emangnya zakat profesi tuh ada? Zakat profesi, zakat jenis apa tuh ..? Definisi yang berkembang luas dimasyarakat, zakat profesi merupakan zakat yang wajib dikeluarkan oleh para profesional, dari gaji yang diterimanya setiap bulan. Entah itu ia berprofesi sebagai dokter, akuntan, konsultan, pengacara, pegawai, atau jenis profesi lainnya. Besarannya 2,5% dari total gaji yang diterima, tanpa ada haul (putaran satu tahun), dan nisab yang sama dengan zakat harta.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:27pt;text-align:justify;margin:0;">Kita semua sepakat bahwa zakat itu wajib hukumnya. Jadi kalau zakat profesi itu ada, maka haram hukumnya bagi umat Muslim yang tidak menyisihkan 2,5% gajinya. Wah..wah kasihan juga ya buat orang-orang yang punya kebutuhan banyak, sedangkan gaji yang mereka terima tidak mencukupi untuk menutupi kebutuhan itu. Sudah tak mampu memenuhi kebutuhan, masih harus diwajibkan berzakat. Apa benar hal yang seperti ini sesuai dengan prinsip ajaran Islam yang pro kepada orang-orang lemah.</p>
<p> <span id="more-126"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:27pt;text-align:justify;margin:0;">Dalam semua ayat-ayat Al Quran maupun hadis dari para perawi terpilih, tak ada satupun perkataan yang menyatakan adanya jenis zakat yang namanya zakat profesi. Rasulullah SAW &#8212; yang diriwayatkan oleh Abu Dawud &#8212; sudah jelas-jelas berbicara bahwa : “Kamu tidak mempunyai kewajiban zakat sehingga kamu memiliki 20 dinar dan harta itu telah menjalani satu putaran haul.” 20 dinar itu kalau mau dikonversikan, setara dengan 85 gram emas. Nah loohh, Rasul aja dah ngomong kalau yang kena zakat itu harta yang lebih dari 85 gram emas dan telah tertimbun minimal selama setahun. Tapi kok tiba-tiba di abad ke-14 hijriah ini, ujluk-ujluk ada jenis zakat baru yang namanya zakat profesi?</p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:27pt;text-align:justify;margin:0;">Sepengetahuan saya, Syeikh Yusuf Qardhowi-lah yang mempopulerkan adanya zakat profesi. Beliau mengkiyaskan zakat profesi dengan zakat pertanian. Dalam pikirannya, beliau melihat kok ada perbedaan antara profesi dokter, akuntan, konsultan, pengacara, dan pegawai dengan para petani dalam hal pembayaran zakat. Kok petani dikenakan zakat, sedangkan profesi yang lainnya tidak. Melalui pengamatan inilah beliau berinisiatif untuk mewajibkan pula jenis profesi-profesi yang lain untuk berzakat. Jadilah profesi-profesi di luar petani itu juga dikenakan zakat. Tapi yang anehnya, besaran zakat dan waktu pembayarannya tidak disamakan dengan zakat pertanian, yakni sebesar 5% dan dibayarkan setiap panen atau sekitar 2-3 bulan sekali. Syeikh Yusuf Qardhawi juga menguatkan pendapatnya itu melalui sikap Umar bin Abdul Azis yang memungut 2,5% dari gaji para karyawannya. Tapi mungkin Syeikh lupa, kalau zakat yang dipungut Umar telah melewati nisab dan telah pula memenuhi haulnya, yakni telah tertimbun selama satu tahun. Untuk sikapnya itu, Umar sebenarnya memungut zakat harta dari para karyawannya, bukan zakat profesi yang dianggap oleh Syeikh selama ini.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:27pt;text-align:justify;margin:0;">Sesungguhnya maksud Allah SWT menurunkan perintah zakat bukan hanya sebagai bentuk syukur umat Muslim atas harta kekayaan yang diperolehnya. Lebih dari itu, zakat bertujuan agar umat Muslim selalu mengembangkan harta kekayaan yang dimiliki dan melarang menimbunnya. Mengembangkan harta kekayaan yakni dengan mengusahakannya dalam dunia perniagaan. Dengan perniagaan maka akan tercipta lapangan pekerjaan, terjadi transaksi jual-beli, dan pada gilirannya akan memutar roda perekonomian umat. Melalui zakat pula umat Muslim dilarang keras untuk menimbun harta kekayaannya. Karena dengan menimbun, maka harta tak tergunakan secara optimal. Disini kita melihat zakat dalam definisi yang berbeda, yakni sebagai bentuk hukuman (baca: denda) bagi orang-orang yang menimbun harta dan tidak optimal dalam penggunaannya. Oleh sebab itu, sebelum sampai nisabnya maka seharusnyalah harta yang kita miliki diperputarkan untuk kepentingan masyarakat luas.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:27pt;text-align:justify;margin:0;">Kembali kepada hadis Rasul diatas dan pengertian normatif zakat yang berarti berkembang, maka perintah untuk mengeluarkan 2,5% dari gaji yang kita terima, tidaklah pernah diwajibkan dalam agama. Jika kita mengeluarkannya, maka itu bukanlah dikategorikan sebagai ibadah wajib, melainkan sedekah yang hukumnya hanya sunnah. Wallahualam bi shawab.</p>
<p>Sumber gambar : http://wb8.itrademarket.com   </p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/afandri81.wordpress.com/126/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/afandri81.wordpress.com/126/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/afandri81.wordpress.com/126/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/afandri81.wordpress.com/126/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/afandri81.wordpress.com/126/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/afandri81.wordpress.com/126/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/afandri81.wordpress.com/126/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/afandri81.wordpress.com/126/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/afandri81.wordpress.com/126/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/afandri81.wordpress.com/126/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=afandri81.wordpress.com&blog=1733555&post=126&subd=afandri81&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://afandri81.wordpress.com/2009/09/25/adakah-zakat-profesi-itu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4d915c9572438cee3e7045d27fc801fd?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">afandri81</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://afandri81.files.wordpress.com/2009/09/zakat-profesi.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Zakat Profesi</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Mengapa Indonesia Sulit Berkembang ?</title>
		<link>http://afandri81.wordpress.com/2009/09/22/mengapa-indonesia-sulit-berkembang/</link>
		<comments>http://afandri81.wordpress.com/2009/09/22/mengapa-indonesia-sulit-berkembang/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 22 Sep 2009 03:04:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>afandri81</dc:creator>
				<category><![CDATA[Sosial Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Bangsa Kuli]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia Miskin]]></category>
		<category><![CDATA[Raja Jawa]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://afandri81.wordpress.com/?p=98</guid>
		<description><![CDATA[p class=&#8221;MsoNormal&#8221; style=&#8221;text-indent:27pt;text-align:justify;margin:0;&#8221;>Pada tahun 1960, pendapatan per kapita Indonesia masih setara dengan Korea Selatan, kini setelah hampir 50 tahun berselang pendapatan per kapita rakyat Korea Selatan 10 kali lebih besar dibandingkan kita. Pendapatan rakyat China yang pada tahun 1990 jauh di bawah, kini 1,5 kali lebih besar dibandingkan kita. Malaysia yang tahun 1970 masih banyak [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=afandri81.wordpress.com&blog=1733555&post=98&subd=afandri81&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><div id="attachment_221" class="wp-caption alignleft" style="width: 310px"><img src="http://afandri81.files.wordpress.com/2009/09/indonesia-miskin.jpg?w=300&#038;h=225" alt="" title="Indonesia Miskin" width="300" height="225" class="size-full wp-image-221" /><p class="wp-caption-text">Perkampungan Miskin</p></div>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:27pt;text-align:justify;margin:0;">Pada tahun 1960, pendapatan per kapita Indonesia masih setara dengan Korea Selatan, kini setelah hampir 50 tahun berselang pendapatan per kapita rakyat Korea Selatan 10 kali lebih besar dibandingkan kita. Pendapatan rakyat China yang pada tahun 1990 jauh di bawah, kini 1,5 kali lebih besar dibandingkan kita. Malaysia yang tahun 1970 masih banyak berguru pada kita, kini telah melampaui Indonesia dengan mantap. Mengapa Indonesia sulit berkembang ?</p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:27pt;text-align:justify;margin:0;">Keterbelakangan suatu negara mesti disebabkan oleh keterbelakangan mental masyarakatnya. Keterbelakangan mental bagaikan virus penyakit yang masuk ke dalam tubuh kita, yang secara tak sadar menjalar dan melumpuhkan seluruh sistem tubuh. Harus diakui bahwa saat ini mayoritas rakyat Indonesia mengalami keterbelakangan mental. Amien Rais dalam sebuah pernyataannya menyindir bangsa Indonesia sebagai bangsa bermental kuli. Menurut dia, bangsa ini hanya bisa menjadi babu dan kuli untuk bekerja di negeri orang. Sedangkan di negerinya sendiri, pemerintahnya malah sibuk menjual aset-aset negara dan menyerahkan banyak kekayaan alam untuk dieksploitasi bangsa asing.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:27pt;text-align:justify;margin:0;">Sejatinya, sebelum kedatangan Belanda, orang-orang Indonesia telah mengidap keterbelakangan mental. Hal ini disebabkan karena sentralisasi kekuasaan yang memasung semua bentuk kreativitas rakyat. Di beberapa kerajaan berbasis agraris, terutama di pulau Jawa, hal ini berlangsung cukup lama.<span id="more-98"></span> Mulai dari kerajaan Tarumanegara, Sunda, Singosari, Majapahit, hingga Mataram, kehidupan masyarakat hanya bertumpu pada satu titik, yakni keraton. Keraton tak pernah memberikan ruang cukup besar bagi rakyat untuk berkembang maju. Kemajuan rakyat dianggap merupakan ancaman bagi kekuasaan keraton. Dalam aras kehidupan dan budaya kerajaan, politik hanya bersumber pada satu dinasti, perdagangan tak boleh diserahkan ke pihak swasta, kepemilikan tanah secara individu tak diperkenankan, dan pengembangan seni budaya haruslah sesuai dengan kepentingan keluarga keraton.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:27pt;text-align:justify;margin:0;">Pada pertengahan abad ke-19, politik tanam paksa diterapkan di seluruh pulau Jawa. Rakyat Jawa dipaksa menyerahkan tanah-tanah garapannya untuk ditanami komoditi tertentu yang sesuai dengan permintaan Belanda. Rakyat yang tidak memiliki tanah diwajibkan bekerja. Keadaan seperti ini melemahkan ekonomi masyarakat hingga terjadinya kelaparan di Cirebon, Demak, dan Grobogan. Pada abad yang sama, Belanda memindahkan paksa ribuan tenaga kerja dari pulau Jawa untuk dipekerjakan sebagai kuli-kuli kontrak di perkebunan Sumatera Timur, Lampung, hingga Suriname. Nasib kuli yang dipekerjakan itu sangat memprihatinkan, sehingga banyak diantara mereka yang mati karena keletihan bekerja. Dalam kondisi yang tertekan seperti ini, tak ada perlawanan yang berarti dari bangsa Jawa. Tidak seperti halnya di Aceh dan Minangkabau yang masyarakatnya pembangkang, kolonisasi Belanda di pulau Jawa tidaklah terlampau sulit. Hal ini dikarenakan mudahnya para raja untuk diajak berkolusi. Untuk memuluskan keinginan-keinginan Belanda, suap menyuap jamak terjadi antara keluarga keraton dan pemerintah kolonial. Oligarki kekuasaan antara keraton dan kolonial, telah memuluskan kebijakan eksploitasi yang menyengsarakan itu.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:27pt;text-align:justify;margin:0;">Rakyat yang telah lama dikondisikan untuk patuh kepada raja, menerima begitu saja semua kebijakan yang merugikan mereka. Situasi seperti ini menjadikan masyarakat apriori terhadap segala keadaan, sehingga muncul sikap pasrah kepada nasib. Situasi ini juga mengakibatkan masyarakat tak percaya diri, sehingga hal-hal yang berbau mistis dan magis berkembang luas. Seperti misalnya kepercayaan akan datangnya dewa penolong atau satria piningit yang akan melepaskan mereka dari ketertindasan. Dilarangnya perdagangan swasta oleh pihak kerajaan mengakibatkan tidak munculnya jiwa kewirausahaan pada masyarakat Jawa, sehingga bekerja sebagai abdi dalem atau menjadi pegawai negeri lebih terhormat dibanding menjadi pengusaha. Keterbelakangan mental seperti hal diatas berlangsung berabad-abad lamanya, sehingga telah menjadi memori kolektif yang berkembang di alam bawah sadar sebagian besar masyarakat Jawa dan Sunda.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:27pt;text-align:justify;margin:0;">Bangsa ini tidak akan pernah maju jika mental masyarakatnya masih terbelakang. Revolusi mental mutlak harus dilakukan, yakni melalui program pendidikan yang berkualitas. Dengan pendidikan yang cukup, masyarakat akan terbiasa berpikir kritis, punya semangat untuk mandiri tanpa ketergantungan orang lain. Dengan pendidikan, sikap kreatif pun muncul, ekonomi akan tercipta, dan taraf hidup masyarakat akan meningkat. Dengan pendidikan pula, maka akan lahir pemimpin-pemimpin yang mengutamakan rakyat banyak, bukan pemimpin-pemimpin yang gila terhadap kekuasaan, yang dengan mudahnya menggadaikan negara untuk melanggengkan kekuasaan.</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/afandri81.wordpress.com/98/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/afandri81.wordpress.com/98/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/afandri81.wordpress.com/98/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/afandri81.wordpress.com/98/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/afandri81.wordpress.com/98/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/afandri81.wordpress.com/98/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/afandri81.wordpress.com/98/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/afandri81.wordpress.com/98/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/afandri81.wordpress.com/98/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/afandri81.wordpress.com/98/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=afandri81.wordpress.com&blog=1733555&post=98&subd=afandri81&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://afandri81.wordpress.com/2009/09/22/mengapa-indonesia-sulit-berkembang/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4d915c9572438cee3e7045d27fc801fd?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">afandri81</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://afandri81.files.wordpress.com/2009/09/indonesia-miskin.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Indonesia Miskin</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Tan Malaka, Soekarno, Hatta, dan Sjahrir</title>
		<link>http://afandri81.wordpress.com/2009/09/21/tan-malaka-soekarno-hatta-dan-sjahrir/</link>
		<comments>http://afandri81.wordpress.com/2009/09/21/tan-malaka-soekarno-hatta-dan-sjahrir/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 21 Sep 2009 16:55:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>afandri81</dc:creator>
				<category><![CDATA[Biografi]]></category>
		<category><![CDATA[Mohammad Hatta]]></category>
		<category><![CDATA[Soekarno]]></category>
		<category><![CDATA[Sutan Sjahrir]]></category>
		<category><![CDATA[Tan Malaka]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://afandri81.wordpress.com/?p=87</guid>
		<description><![CDATA[p class=&#8221;MsoNormal&#8221; style=&#8221;text-indent:27pt;text-align:justify;margin:0;&#8221;>Jika di Indonesia ini harus dibuat pula patung kepala pendiri bangsa seperti di Amerika sana, maka saya akan mengusulkan empat tokoh founding fathers kita, Tan Malaka, Soekarno, Hatta, dan Sjahrir. Mereka adalah orang-orang Indonesia di atas rata-rata, yang berpikir melampaui zamannya. IQ mereka mungkin tak pernah ada orang yang tahu, tapi dari kemampuan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=afandri81.wordpress.com&blog=1733555&post=87&subd=afandri81&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><div id="attachment_232" class="wp-caption alignleft" style="width: 310px"><img src="http://afandri81.files.wordpress.com/2009/09/sjahrir-bung-karno-hatta.jpg?w=300&#038;h=225" alt="Tiga Serangkai : Sjahrir, Soekarno, Hatta " title="sjahrir-bung-karno-hatta" width="300" height="225" class="size-medium wp-image-232" /><p class="wp-caption-text">Tiga Serangkai : Sjahrir, Soekarno, Hatta </p></div>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:27pt;text-align:justify;margin:0;">Jika di Indonesia ini harus dibuat pula patung kepala pendiri bangsa seperti di Amerika sana, maka saya akan mengusulkan empat tokoh <em>founding fathers</em> kita, Tan Malaka, Soekarno, Hatta, dan Sjahrir. Mereka adalah orang-orang Indonesia di atas rata-rata, yang berpikir melampaui zamannya. IQ mereka mungkin tak pernah ada orang yang tahu, tapi dari kemampuan mereka menulis, mengelola partai politik, hingga berhasil mendirikan republik ini, jelas mereka-mereka itu sangatlah pintar.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:27pt;text-align:justify;margin:0;">Mereka berempat orang-orang segenerasi yang lahir pada saat politik dunia sedang memanas. Tan Malaka (lahir 1896), Soekarno (lahir 1901), Hatta (lahir 1902), dan Sjahrir (lahir 1909) berada di usia matang pada saat kekuasaan orang-orang Belanda mulai memasuki senja. Sehingga pada tahun 1945, disaat Perang Dunia Kedua berakhir dan terlepasnya Indonesia dari kolonialisme Belanda, mereka siap memimpin negeri. Walau dalam perjalanan bangsa, Soekarno, Hatta, dan Sjahrir duduk dalam kursi formal pemerintahan negara, sedangkan Tan Malaka menjadi pemimpin oposisi.</p>
<p> <span id="more-87"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:27pt;text-align:justify;margin:0;">Tan Malaka, Hatta, dan Sjahrir lahir dan tumbuh dari keluarga Minangkabau yang pragmatis. Sedangkan Soekarno lahir dari pasangan Jawa-Bali dan tumbuh di tengah-tengah lingkungan yang heterogen. Walau mereka meresap adat budayanya, tapi mereka tumbuh sebagai orang-orang kosmopolitan yang tak terkungkung oleh semangat etnosentris. Kesadaran dan pandangan mereka melebihi batas-batas wilayah lingkungan budaya.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:27pt;text-align:justify;margin:0;">Keempat tokoh tersebut menyerap baik-baik pola pendidikan Belanda yang diterimanya sejak kecil. Bahkan Tan, Hatta, dan Sjahrir pergi ke negeri Belanda untuk melanjutkan pendidikannya. Pola pendidikan yang mereka kenyam, membiasakan mereka untuk disiplin, bekerja runut, dan berpikir secara sistematis. Hal inilah yang kelak menjadi bekal perjuangan mereka.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:27pt;text-align:justify;margin:0;">Tan Malaka, Soekarno, Hatta, dan Sjahrir merupakan tokoh politik terkemuka. Dalam menjalankan misi-misinya tentu mereka mendirikan partai politik sebagai kendaraan untuk mencapai Indonesia merdeka. Tan mendirikan Pari dan Murba, Soekarno mendirikan Partai Nasional Indonesia, Hatta mendirikan Pendidikan Nasional Indonesia, dan Sjahrir mendirikan Partai Sosialis Indonesia. Walau partai-partai ini tidaklah bertahan lama, namun dalam perjalanannya cukup mewarnai spektrum ideologi rakyat Indonesia.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:27pt;text-align:justify;margin:0;">Selain mahir berpolitik, mereka adalah orang-orang yang produktif dalam menulis. Sjahrir menulis risalah revolusi Perjuangan Kita, Soekarno menulis di beberapa media yang terkumpul dalam buku Di Bawah Bendera Revolusi. Hatta telah menulis sejak usia belia, tulisannya sangat imajinatif dan variatif, mulai dari cerpen fiksi Hindania sampai merumuskan demokrasi Indonesia dalam buku Demokrasi Kita. Diantara mereka berempat, Tan Malaka-lah yang paling produktif, magnum opusnya Madilog menjadi bacaan wajib bagi tokoh pergerakan hingga saat ini, disamping buku Dari Penjara ke Penjara. Tulisannya yang berjudul Naar de Republiek Indonesia menjadi penanda awal pemikiran bentuk negara kita.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:27pt;text-align:justify;margin:0;">Dalam perjuangannya menentang imperialisme, penjara dan pembuangan kerap menanti mereka. Soekarno masuk penjara Suka Miskin serta mengalami pembuangan ke Ende dan Bangka. Hatta telah mengalami penangkapan sejak berada di Belanda karena aktivitasnya di Perhimpunan Indonesia, dan kemudian bersama Sjahrir mengalami pembuangan ke Bouven Digul dan Bandaneira. Tan tak terperikan lagi penderitannya. Masuk dari satu penjara ke penjara lainnya, menjadi buronan polisi Belanda, Inggris, dan Amerika. Di Hongkong Tan sempat tertangkap, dalam penangkapan itu ia bergumam bahwa suaranya akan lebih keras ketika berada di dalam kubur daripada dari atas bumi.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:27pt;text-align:justify;margin:0;">Mereka berempat saling mengkritik, saling berdebat, tapi tetap saling menghormati. Bagaimana kerasnya Tan Malaka melawan pendirian Soekarno-Hatta yang berkolaborasi dengan Jepang, tapi mereka berdua tetap respek kepada Tan. Dalam sebuah testamennya setelah menjadi presiden, Soekarno mengatakan jika ia tertangkap maka Tan Malaka-lah yang akan menggantikannya. Hal ini menjadi bukti hormat Soekarno kepada seniornya itu. Begitu pula tragedi saling tangkap antara Tan dan Sjahrir pada masa revolusi fisik, namun keduanya tetap saling hormat menghormati. Saling debat antara Soekarno dan Hatta yang mengakibatkan mundurnya Hatta dari posisi wakil presiden, tetap tak menghilangkan rasa hormat diantara keduanya hingga akhir hayat.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:27pt;text-align:justify;margin:0;">Itulah keempat <em>founding fathers </em>kita, penuh ilmu, banyak siasat, persisten, dan berjiwa besar. Mereka adalah negarawan sejati yang berjasa bagi terbentuknya republik ini.</p>
<p>Sumber foto : Majalah Mingguan Tempo</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/afandri81.wordpress.com/87/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/afandri81.wordpress.com/87/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/afandri81.wordpress.com/87/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/afandri81.wordpress.com/87/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/afandri81.wordpress.com/87/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/afandri81.wordpress.com/87/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/afandri81.wordpress.com/87/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/afandri81.wordpress.com/87/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/afandri81.wordpress.com/87/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/afandri81.wordpress.com/87/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=afandri81.wordpress.com&blog=1733555&post=87&subd=afandri81&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://afandri81.wordpress.com/2009/09/21/tan-malaka-soekarno-hatta-dan-sjahrir/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4d915c9572438cee3e7045d27fc801fd?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">afandri81</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://afandri81.files.wordpress.com/2009/09/sjahrir-bung-karno-hatta.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">sjahrir-bung-karno-hatta</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Roma Menunggu Menjadi Muslim</title>
		<link>http://afandri81.wordpress.com/2009/09/20/roma-menunggu-menjadi-muslim/</link>
		<comments>http://afandri81.wordpress.com/2009/09/20/roma-menunggu-menjadi-muslim/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 20 Sep 2009 16:51:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>afandri81</dc:creator>
				<category><![CDATA[Motivasi]]></category>
		<category><![CDATA[Byzantium]]></category>
		<category><![CDATA[Konstantinopel]]></category>
		<category><![CDATA[Muhammad al-Fatih]]></category>
		<category><![CDATA[Roma]]></category>
		<category><![CDATA[Turki Utsmani]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://afandri81.wordpress.com/?p=78</guid>
		<description><![CDATA[p class=&#8221;MsoNormal&#8221; style=&#8221;text-indent:27pt;text-align:justify;margin:0;&#8221;>Ada sebuah hadis yang begitu menggoda dan menggetarkan pikiran saya. Perkataan Rasulullah SAW tentang adanya kepastian akan kejayaan umat Muslim di masa mendatang. Hadis itu dengan gamblang mengatakan bahwa suatu ketika nanti kaum Muslimin akan menaklukan dua kota penting dunia, Roma dan Konstantinopel. Mengapa hadis itu begitu menggoda? Pertama, karena tak pernah ada [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=afandri81.wordpress.com&blog=1733555&post=78&subd=afandri81&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><div id="attachment_238" class="wp-caption alignleft" style="width: 190px"><img src="http://afandri81.files.wordpress.com/2009/09/penaklukan-konstantinopel.jpg?w=180&#038;h=162" alt="1453 M, Penaklukan Konstantinopel" title="Penaklukan Konstantinopel" width="180" height="162" class="size-full wp-image-238" /><p class="wp-caption-text">1453 M, Penaklukan Konstantinopel</p></div>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:27pt;text-align:justify;margin:0;">Ada sebuah hadis yang begitu menggoda dan menggetarkan pikiran saya. Perkataan Rasulullah SAW tentang adanya kepastian akan kejayaan umat Muslim di masa mendatang. Hadis itu dengan gamblang mengatakan bahwa suatu ketika nanti kaum Muslimin akan menaklukan dua kota penting dunia, Roma dan Konstantinopel. Mengapa hadis itu begitu menggoda? Pertama, karena tak pernah ada seseorang pun yang dapat memastikan apa yang akan diraih oleh umatnya di masa mendatang secara terperinci seperti halnya Muhammad SAW. Tidak Ibrahim Alaihissalam, tidak Musa Alaihissalam, ataupun Isa Alaihissalam. Yang kedua, dan ini yang semakin mempertebal keimanan saya, karena separuh janji dalam hadis tersebut telah terbukti.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:27pt;text-align:justify;margin:0;">Bagi masyarakat Muslim di abad ke-7, perkataan itu (mungkin) agak mencengangkan. Bagaimana mungkin, sebuah masyarakat gurun yang terbelakang nantinya akan menaklukan dua ibu kota kerajaan besar yang perkasa. Tapi itulah Muhammad SAW, yang mampu memberikan kepastian bagi umatnya. Sehingga hadis itu tetap hidup ditengah orang-orang yang beriman dan memotivasi mereka hingga detik ini.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:27pt;text-align:justify;margin:0;">1453, Konstantinopel kota kedua dalam hadis itu benar-benar dapat ditaklukan kaum Muslimin. Adalah Muhammad al-Fatih, pemimpin kesultanan Turki Utsmani yang membuktikan kebenaran hadis tersebut. <span id="more-78"></span> Penaklukan Konstantinopel sungguh suatu kejadian hebat yang mencengangkan raja-raja di Eropa. Dengan penuh kesabaran dan kesungguhan, al-Fatih merebut Konstantinopel yang sudah melemah itu dengan gilang gemilang. Kejatuhan Konstantinopel kepangkuan umat Muslim, sontak merubah konstelasi politik dunia. Kerajaan Romawi (Byzantium) hilang dari peta politik dunia. Utsmani Muslim kini menjadi adidaya yang terus memperlemah Eropa hingga abad ke-17. Sesaat setelah itu, Hagia Sophia, gereja kaum Ortodoks Timur berubah menjadi mesjid. Sultan mengumandangkan azan serta menegakan solat Jumat di kota tersebut. Dan nama Konstantinopel &#8211; yang berarti kota Konstantine &#8211; berubah menjadi Islambul (Istambul), kota Islam.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:27pt;text-align:justify;margin:0;">Roma, kota berikutnya dalam hadis tersebut menunggu untuk menjadi Muslim. Menara-menara mesjid seperti halnya menara-menara di Islambul menunggu untuk tegak kokoh di Roma. Azan yang menjadi panggilan solat umat Muslim, menunggu untuk dikumandangkan di setiap sudut Roma. Dan masyarakatnya, menunggu untuk menjalani kehidupan keseharian dengan norma-norma Muslim. Tanpa alkohol, tanpa judi, dan tanpa prostitusi yang dilegalkan.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:27pt;text-align:justify;margin:0;">Muslimnya Roma tentu perlu bekal yang cukup, seperti halnya bekal yang dulu dipersiapakan pasukan Utsmani untuk mengubah Konstantinopel menjadi Islambul. Perlu keikhlasan dan ketakwaan, perlu kesungguhan dan kerja keras, perlu ilmu pengetahuan dan keadaban, yang semua itu kini agaknya telah memudar pada diri umat Muslim.</p>
<p>Sumber foto : http://en.wikipedia.org          </p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/afandri81.wordpress.com/78/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/afandri81.wordpress.com/78/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/afandri81.wordpress.com/78/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/afandri81.wordpress.com/78/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/afandri81.wordpress.com/78/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/afandri81.wordpress.com/78/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/afandri81.wordpress.com/78/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/afandri81.wordpress.com/78/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/afandri81.wordpress.com/78/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/afandri81.wordpress.com/78/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=afandri81.wordpress.com&blog=1733555&post=78&subd=afandri81&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://afandri81.wordpress.com/2009/09/20/roma-menunggu-menjadi-muslim/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4d915c9572438cee3e7045d27fc801fd?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">afandri81</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://afandri81.files.wordpress.com/2009/09/penaklukan-konstantinopel.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Penaklukan Konstantinopel</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Malaysia oh Malaysia &#8230;</title>
		<link>http://afandri81.wordpress.com/2009/09/05/malaysia-oh-malaysia/</link>
		<comments>http://afandri81.wordpress.com/2009/09/05/malaysia-oh-malaysia/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 05 Sep 2009 03:52:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>afandri81</dc:creator>
				<category><![CDATA[Sosial Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Klaim Malaysia]]></category>
		<category><![CDATA[Lagu Negaraku]]></category>
		<category><![CDATA[Tari Pendet]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://afandri81.wordpress.com/?p=73</guid>
		<description><![CDATA[p class=&#8221;MsoNormal&#8221; style=&#8221;text-indent:27pt;text-align:justify;margin:0;&#8221;>Akhir-akhir ini, hampir seluruh media kita memberitakan klaim Malaysia atas berbagai budaya Indonesia. Yang terhangat tarian Pendet. Tarian persembahan masyarakat Bali ini diakui sebagai milik Malaysia. Sontak tragedi ini mendapat protes dari ribuan warga kita, terutama para generasi muda. Tak pelak presiden SBY pun angkat bicara memprotes klaim tersebut. Kejadian klaim-mengklaim produk budaya [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=afandri81.wordpress.com&blog=1733555&post=73&subd=afandri81&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><div id="attachment_241" class="wp-caption alignleft" style="width: 200px"><img src="http://afandri81.files.wordpress.com/2009/09/tari-pendet.jpg?w=190&#038;h=290" alt="Tari Pendet Asal Bali" title="Tari Pendet" width="190" height="290" class="size-full wp-image-241" /><p class="wp-caption-text">Tari Pendet Asal Bali</p></div>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:27pt;text-align:justify;margin:0;">Akhir-akhir ini, hampir seluruh media kita memberitakan klaim Malaysia atas berbagai budaya Indonesia. Yang terhangat tarian Pendet. Tarian persembahan masyarakat Bali ini diakui sebagai milik Malaysia. Sontak tragedi ini mendapat protes dari ribuan warga kita, terutama para generasi muda. Tak pelak presiden SBY pun angkat bicara memprotes klaim tersebut. Kejadian klaim-mengklaim produk budaya Indonesia oleh Malaysia, bukanlah kali pertama. Sejak tahun 2005, Malaysia telah memakai banyak produk kita untuk kepentingan mereka. Sebutlah misalnya rendang, reog, batik, lagu rasa sayang-sayange, dan masih banyak lagi. Produk-produk ini dijadikan sebagai sarana promosi pariwisata mereka untuk mewujudkan <em>Malaysia is Truly Asia</em>.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:27pt;text-align:justify;margin:0;">Penggunaan produk-produk tersebut sepanjang memperoleh izin dari masyarakat Indonesia, tidaklah terlalu bermasalah. Tapi jika Malaysia mengakui produk budaya tersebut asli budaya Malaysia, apalagi jika digunakan untuk kepentingan komersial, memang sepatutnyalah rakyat Indonesia melakukan protes keras.</p>
<p> <span id="more-73"></span> </p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:27pt;text-align:justify;margin:0;">Menurut catatan sejarah, hampir seluruh orang-orang &#8211; yang dikategorikan &#8211; Melayu Malaysia berasal dari Indonesia. Yang terbanyak diantara mereka berasal dari Minangkabau dan Bugis. Mereka telah pergi merantau ke semenanjung dan Borneo utara sejak empat abad lalu, meninggalkan tanah asal mereka di Sumatera dan Sulawesi. Kepergian mereka ke tanah seberang tentu membawa budaya-budaya leluhur mereka yang kemudian dikembangkan di Malaysia. Seperti halnya rendang, lemang tapai, dan dadih, yang sudah menjadi makanan khas masyarakat Malaysia. Okelah &#8230; masakan-masakan ini juga menjadi bagian dari budaya mereka karena telah mendarah daging di tengah-tengah masyarakat Malaysia, tapi tidak sepatutnyalah mereka mengklaim bahwa rendang dan lemang tapai yang dibawa oleh para perantau Minang, berasal dari semenanjung. Apalagi tarian pendet, yang jelas-jelas diciptakan dan dikembangkan di pulau Bali, dan tidak pernah membudaya di Malaysia, apakah layak untuk diakui mereka? Tidak masuk di akal &#8230;</p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:27pt;text-align:justify;margin:0;">Sejak kolonial Inggris memberikan kemerdekaan kepada bangsa ini pada tahun 1957, Malaysia telah gamang dalam mencari identitas diri. Malaysia seperti halnya Singapura, merupakan negeri para perantau Indonesia, China, dan India. Oleh karenanya mereka tak memiliki budaya asli. Orang-orang Melayu asli semenanjung tak banyak memberi kontribusi kepada pembangunan negara, termasuk dalam mengembangkan budaya bangsa. Sehingga membajak budaya luar terutama dari Indonesia untuk kepentingan negara menjadi pilihan. Kurang kreatifnya warga Malaysia berbudaya tercermin dari lagu kebangsaan Negaraku yang aransemennya merupakan karya komponis Prancis, Pierre-Jean de Béranger.</p>
<p>Sumber foto : http://www.wartakota.co.id</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/afandri81.wordpress.com/73/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/afandri81.wordpress.com/73/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/afandri81.wordpress.com/73/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/afandri81.wordpress.com/73/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/afandri81.wordpress.com/73/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/afandri81.wordpress.com/73/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/afandri81.wordpress.com/73/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/afandri81.wordpress.com/73/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/afandri81.wordpress.com/73/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/afandri81.wordpress.com/73/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=afandri81.wordpress.com&blog=1733555&post=73&subd=afandri81&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://afandri81.wordpress.com/2009/09/05/malaysia-oh-malaysia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4d915c9572438cee3e7045d27fc801fd?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">afandri81</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://afandri81.files.wordpress.com/2009/09/tari-pendet.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Tari Pendet</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>